Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Kisah Sex Terjebak dalam Anus Berlendir 1

  Tradingna.com - Namaku Desyantri, menurut teman-teman aku mempunyai wajah cantik, alis mata tipis dengan mata indah dan jernih yang dilindungi oleh bulu lentik, hidung tergolong mancung dan bagus, bibir tipis, mungil merah alami serasi dengan bentuk wajah. Kulit kuning langsat mulus dan terawat.

Sejak dua bulan yang lalu, aku tinggal bersama keluarga Om Benny yang masih saudara sepupu Mama, karena orang tuaku pindah tugas ke luar negeri untuk jangka 2 tahun. Usia aku 16 tahun, aku mempunyai tinggi 157 cm, dengan berat sekitar 40 kg, yah kadang sifatku memang kekanakan.


Om Benny dan istrinya Tante Tina punya seorang anak laki-laki, Didit yang berusia 4 tahun. Mereka tidak punya pembantu, setiap hari anaknya dibawa dan di titipkan pada kelompok bermain yang terletak di dekat tempat kerja Tante Tina. Tante Tina sendiri adalah seorang wanita yang manis dan tampak lesung pipitnya ketika tersenyum, badannya masih langsing walaupun sudah punya anak. Sedangkan Om Benny berumur kira-kira 35 tahun, berkulit coklat dan ganteng, sangat menyayangi keluarganya. Meraka adalah keluarga yang harmonis. Aku merasa betah tinggal di rumah mereka, karena telah di anggap sebagai keluarga sendiri.

Om Benny mempunyai sebuah rumah mungil dengan tiga buah kamar, Aku menempati kamar paling depan dan menghadap ke jalan, suasananya nikmat. Om Benny dan istrinya menempati ruang tengah yang mempunyai kamar mandi sendiri, ada juga sebuah pintu yang menghubungkan ke kamar belakang di mana Didit biasa tidur. Ruang tamu dan ruang keluarganya cukup besar. Aku biasa menggunakan kamar mandi yang terletak di belakang dekat dapur. Bila hari libur mereka jalan-jalan dan rekreasi bersama, Aku selalu diajak, suasananya menjadi semakin menyenangkan.

Suatu malam, tidak sengaja aku terbangun mendengar suara rintihan dan dengusan nafas yang memburu dari kamar sebelah, suara itu makin lama makin keras. Aku melihat ke arah lubang angin di atas meja belajar, lampu di kamar sebelah masih kelihatan terang. Hatiku diliputi rasa penasaran, pelan-pelan aku bangun dan mematikan lampu kamar, dengan hati-hati mengendap naik di atas meja belajar, aku agak membungkuk untuk bisa melihat ke kamar sebelah melalui lubang yang cukup besar. Aku kaget melihat adegan yang terjadi di kamar sebelah, sampai hampir jatuh, tapi untung cepat sadar. Aku melihat Om Benny sedang bergumul dengan istrinya tanpa mengenakan selembar pakaian. Semula aku ingin mengurungkan niat untuk melihat perbuatan mereka, karena rasa ingin tahuku besar dan merasa penasaran, aku kembali mengintip mereka.

Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan, tapi aku mulai tertegun saat Om Benny bertumpu dengan lututnya yang kebetulan menghadap ke arahku, aku semakin tegang dan terbelalak melihat titit Om Benny berdiri tegang dan besar di antara kedua pahanya, sebelumnya aku tidak pernah melihatnya, sangat berbeda dengan kepunyaan Didit yang masih kecil, tengkukku mulai merinding, badanku terasa panas, tapi mataku masih terus menatapnya. Lanjut baca!

No comments :

Post a Comment

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia