Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Kisah Nikmatnya Ejakulasi di Anus Lily

Kisah Nikmatnya Ejakulasi di Anus Lily

 Aopok.com - Namaku Rudi, umurku 30 tahun, aku seorang ‘cumshots’ maniak yang sangat terangsang jika melihat wanita minum sperma ataupun memuncratkan cairan spermaku di wajah seorang wanita. Dan hobi lainku adalah mengumpulkan pakaian dalam wanita yang menurutku cantik, terutama bra dan korset. Sudah banyak sekali bra dan korset yang kukoleksi, terutama dari para wanita yang kukenal.


Pakaian dalam mereka kuambil entah dari kamar mandi maupun kamar mereka atau dimana pun. Salah satunya adalah Lily, seorang wanita karir berumur 35 tahun dan ibu dari dua orang anak. Payudaranya cukup montok dengan ukuran bra 34B dan korset berukuran M. Postur tubuhnya cukup bagus dengan berat badan kurang lebih 58 kg. Aku kenal baik dengan adiknya, Tantra. Sering sekali aku main ke rumahnya, dan sering kali pula aku mengambil bra dan korset-nya Lily. Sudah puluhan bra Lily yang kukoleksi di rumahku, mulai dari yang warna hitam, merah jambu, coklat muda sampai warna putih, pokoknya lengkap.

Lily suka sekali dengan bra berwarna putih dan berenda, karena kebanyakan bra yang kuambil 90% berwarna putih. Bra tersebut kugunakan untuk onani, sambil membayangkan Lily diperkosa oleh banyak lelaki sambil dipaksa meminum air mani mereka. Hingga akhirnya aku berejakulasi begitu banyak, dan spermaku kutampung di cup BH Lily. Lama kelamaan aku bosan juga dengan hanya beronani menggunakan bra-nya saja, maka aku mengajak teman-temanku sesama ‘cumshots’ maniak untuk menculik Lily dan memperkosanya beramai-ramai. Teman-temanku begitu bersemangat, dan terwujudlah rencana itu.

Namun tiga hari sebelum menculik Lily, kami beronani beramai-ramai sekitar 30 orang. Satu hari rata-rata dari kami beronani sampai tiga kali, jadi bisa dibayangkan berapa banyak sperma yang kami kumpulkan dalam waktu tiga hari tersebut. Kurang lebih 4 gelas penuh sperma yang kami kumpulkan dan menampung air mani kami di sebuah gelas dan menyimpannya di dalam kulkas. Dan aku rasa para pembaca sudah tahu untuk apa air mani tersebut.

Hari itu seharian penuh kami membuntuti Lily kemanapun ia pergi, dan menunggu sampai datangnya kesempatan untuk menculiknya. Malam itu Lily pulang dari kantornya sekitar jam delapan malam, dan naik taksi dari halte yang ada di depan kantornya. Aku dan beberapa orang temanku menguntit dari belakang dengan minibus temanku.

Ketika taksi berhenti di lampu merah yang sepi, dua orang temanku langsung naik ke dalam taksi dan menyeret Lily keluar dan langsung menaikkannya ke dalam mobil yang kutumpangi, dan temanku langsung tancap gas dalam-dalam. Lily langsung kami bawa ke sebuah rumah temanku, dan langsung diseret masuk ke dalam. Di dalam sana sudah menunggu 25 orang temanku lagi. Tanpa basa-basi lagi, Lily mulai kami kerjain. Lanjut baca!


Kisah Istriku Suka dijakan Istri Bersama 2

Kisah Istriku Suka dijakan Istri Bersama 2

 Topoin.com - “Hmm..” aku menggeliat ketika kurasakan seseorang membelai wajahku.

Kubuka mata dan kulihat Ravi tersenyum ke arahku. Kubalas tersenyum dan melihat ke arah jam weker di samping tempat tidurku, sudah pukul 06:15 gumamku dalam hati. Kulihat Ravi sedang mengenakan celana panjangnya, dia sudah kelihatan rapih walau mungkin pagi itu dia hanya mencuci wajahnya saja.
“Bang, aku pulang dulu yah..? Boleh nggak lewat kamar atas Bang..? Soalnya biar nggak ketahuan pulang pagi nih..!” katanya ringan.
“Oke.., tunggu sebentar.” jawabku sambil mengenakan pakaianku.
Kulihat dia tersenyum ke arah batang kejantananku yang pagi itu sudah berdiri dengan kokohnya. Aku hanya tersenyum juga ke arah dia, dan aku berjalan ke lantai dua untuk membukakan pintu ke arah balkon.

“Thanks, Bang..!” ucapnya sambil mencium pipiku.
Setelah pintu kukunci kembali, aku bersiap untuk mandi, karena pagi itu harus ke kantor. Kulihat tempat tidurku yang berantakan dan jelas terlihat noda-noda bekas air mani kami semalam yang sudah agak mengering. Aku sempatkan mengganti seprei dan sarung bantal dan kuminta Rahmat untuk mencucinya.

“Pak Donny, ini ada beberapa surat yang harus Bapak tanda tangani. Diantaranya surat kesediaan membawa fasilitas mobil dan laptop setelah jam kerja selesai.” jelas Sri sambil menyodorkan dan membuka map berisi surat yang harus kutanda tangani.
Setelah kuperiksa dan kutanda tangani map itu, kukembalikan kepada Sri. Wah.., lumayan, gumamku dalam hati, berarti aku tidak perlu repot lagi memikirkan kendaraan jika aku ada keperluan mendesak.

Pukul 17:45 ketika aku melirik Bvlgari, jam tangan yang melilit di lengan kiriku. Kubunyikan klakson, Rahmat tergesa-gesa membuka gerbang dan pintu garasi. Kuparkirkan “Taruna” metalik fasilitas yang kudapat dari kantor dengan hati-hati. Ketika kuberjalan menuju pintu, kulihat Pak Raju, Bu Rani, Raja dan Ravi sedang istirahat sore di teras rumah mereka. Kusempatkan menyapa mereka, Pak Raju bangkit berdiri dan mendatangiku.
“Wah.., sudah mendapat mobil nih rupanya Nak Donny.”
“Iya nih, Pak Raja, fasilitas dari kantor.” jawabku.
Setelah ngobrol beberapa saat, aku pamit kepada mereka, Ravi hanya tersenyum manis ke arahku sambil mengedipkan matanya. Rupanya dia belum mau keakraban kami diketahui keluarganya.



Setelah mandi dan merapihkan diri, aku berniat menggunakan laptop untuk membuat laporan di ruang kerjaku. Setelah kuperiksa, ternyata laptop tersebut dilengkapi fasilitas fax modem, sehingga dapat dipergunakan untuk akses ke internet. Kuputuskan membuat laporan esok hari di kantor saja, kupersiapkan keperluan akses. Dan setelah kucoba, ternyata berhasil untuk akses melalui Telkomnet. Kubuka situs-situs yang kerap kukunjungi, tentu saja situs gay yang aku hapal betul alamat homepage-nya. Lanjut baca!


Kisah Istriku Suka dijakan Istri Bersama 1

Kisah Istriku Suka dijakan Istri Bersama 1

 Aopok.com - Betapa bahagianya aku, saat pertama turun dari pesawat di Bandara Tabing (Padang). Akhirnya keinginanku untuk berkarir di kota ini menjadi kenyataan, setelah tiga tahun terkurung dalam gemerlapnya kota Jakarta. Tiga tahun yang lalu setelah aku tamat dari salah satu PTS di kota Padang, aku mendapatkan pekerjaan di salah satu Bank swasta papan atas di Jakarta. Dan setelahberjuang untuk mendapatkan posisi di daerah, akhirnya di usiaku yang sekarang menginjak 28 tahun, aku dapatkan juga. Aku ditempatkan di bagian Marketing Executive di cabang Padang.


“Donny..” ucapku saat memperkenalkan diri pada pemilik rumah kontrakan yang disediakan oleh perusahaan.
Saat itu aku diantar oleh HR dari kantorku, dan pemilik rumah adalah sepasang suami-isteri berwajah ramah dan bijaksana keturunan India yang telah berumur diatas 50 tahun. Pak Raju dan Bu Rani, demikian nama mereka. Mereka tinggal tepat bersebelahan dengan rumah yang mereka kontrakkan. Mereka memiliki empat orang anak, Rada, Ratu, Raja dan Ravi. Saat berkenalan denganmereka, aku seperti sedang berada dalam film India yang bintangnya cantik serta tampan. Yang menjadi perhatianku adalah Ravi, tampannya seperti Salman Khan yang filmnya sedang ngetop di bioskop. Ravi adalah mahasiswa tingkat dua kedokteran PTS di Padang. Setelah berkenalan dan santap siang bersama Pak Raju dan Bu Rani serta Sri, aku diantar berkeliling rumah yang akan kutempati. Rumah bertingkat dua tersebut seperti rumah kopel, hanya dipisahkan oleh satu dinding, halaman terpisah oleh pagar dan masing-masing rumah memilki satu gerbang. Tetapi ternyata di lantai dua balkonnya menyatu dan kamar di lantai dua rumahku bersebelahan dengan kamar Raja dan Ravi.

Beberapa hari tinggal di kota Padang, aku mendapatkan ketenanganku kembali. Tiga tahun berada di Jakarta membuatku letih, karena aku selalu berjuang untuk tidak terjatuh kedalam dekapan lelaki yang sebenarnya kuinginkan. Ya.., setelah menyadari diriku gay, aku selalu berusaha untuk tidak terseret kedalam pergaulan itu, walau aku selalu mengagumi sosok lelaki setiap kali melampiaskan hasrat seksualku jika beronani.



Dalam keseharianku, jika ada waktu luang, aku membenahi interior rumah seperti yang kuinginkan dibantu Rahmat pembantu yang disediakan Pak Raju. Rahmat tinggal bersamaku, dia yang mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, sehingga aku dapat lebih tenang dan berkonsentrasi dalam bekerja. Disuatu hari minggu, aku berniat membersihkan kamar di lantai dua untuk kujadikanruang olah raga. Aku minta Rahmat membersihkan dan mengangkat koleksi barbelku ke kamar itu. Lanjut baca!


Viral Ngentot Anus Istri Joe Edan di Pantai Laut Selatan

Viral Ngentot Anus Istri Joe Edan di Pantai Laut Selatan

 Biodataviral.com - Suara ombak berkejaran melebur pantai Karang Bolong yang sepi dan jarang dikunjungi manusia di kawasan angker Pelabuhan ratu. Suara burung camar bersahutan membelah suara deburan ombak yang menepi. Di tepi pantai tergolek sesosok tubuh mungil yang sepertinya habis mengalami suatu malapetaka yang telah membuatnya terdampar di kawasan yang asing dan sepi tersebut.

Tiba-tiba sekelebat bayangan merah menghampiri anak itu.


“Hmm.. Masih hidup,” gumam sosok bayangan merah tersebut setelah memeriksa nadi anak itu. Sekali sambar tubuh anak tak berdaya tersebut dipanggul dan hilang dalam sekejapan mata.
“Ciaak.. Ciaak…” suara kelelawar dan burung hantu memecah keheningan malam dari luar sebuah gua batu yang sudah berusia ribuan tahun.
“Where am I?,” desah sebuah mulut mungil yang ternyata adalah sosok anak lelaki bermata biru dan berkulit bule dengan wajah bingung dan penuh keheranan.

Sepasang bola matanya berputar mengelilingi ruang batu yang temaram karena hanya diterangi oleh sebatang obor kayu yang menempel di dinding gua. Bola matanya terkesiap saat memandang satu sudut goa yang berbentuk cekungan celah yang sempit namun tinggi dan melebar (nah lo..). Sesosok makhluk berjubah merah dengan mata terpejam dan tangan bersidekap di dada. Yang membuatnya heran dan takjub juga sedikit takut adalah posisi makhluk tersebut yang tak lazim karena kaki tegak lurus ke atas dan kepalanya di bawah, yang luar biasanya lagi kepala makhluk tersebut mengambang di udara sekitar 1 meteran dari lantai goa.

“Sudah siuman rupanya kau,” tiba-tiba makhluk itu berkata.
“Who are.. You” kata anak asing itu dengan terbata-bata.
“Hi.. Hi.. Hi..” tawa makhluk itu menggelegar mengguncang seluruh goa. Anak itu terjatuh dengan menekap kedua telinganya dan tak lama kemudian ia pingsan lagi.

Laut selatan pulau Jawa bergelombang tenang, dalam radius beberapa puluh mil dari pantai Pelabuhan Ratu berlayar sebuah kapal besar yang pada dinding kapal bertuliskan “COmmoDORE” yang sedang melintas menuju sebuah pulau yang pada suatu saat kita kenal dengan Negara Australia. Kapal tersebut memuat sebuah keluarga bangsawan dan sekitar 11 awak kapal dari negara Amerika yang sedang berimigrasi mencari daerah baru yang kaya akan mineral dan sumber daya alamnya untuk dijadikan hunian baru.




Keluarga bangsawan tersebut terdiri dari sepasang suami istri dan sepasang anak laki-laki dan perempuan. Nama pasangan Bangsawan tersebut adalah George Michael Jordan yang berumur 38 tahun dan Demi Moore Jordan yang berumur 34 tahun dengan anak mereka yang berusia 10 dan 7 tahun. Yang laki-laki bernama Joe Jordan dan adiknya Chintya Jordan.

Ketenangan laut selatan tiba-tiba terusik oleh kemunculan Kapal berbendera gambar tengkorak yang dibawahnya bertuliskan “OJO DUMEH” yang merupakan gerombolan bajak laut yang sangat ditakuti di kawasan laut selatan dan sekitarnya karena kesadisan dan kebengisannya. Bejo Prakoso yang lebih dikenal dengan julukan Siluman Bajak Laut Selatan sebagai pimpinan bajak laut itu dengan panglimanya Gogon Batara dengan julukan Siluman Homo Laut Selatan karena ia memang hanya suka dengan sejenisnya. Lanjut baca!


Kisah Anal Seks Puteri Keraton Singosari

Kisah Anal Seks Puteri Keraton Singosari

 Piool.com - Siang itu tampak rombongan pemburu berkuda tengah berkeliaran dilereng Gunung Arjuna. Rombongan itu terdiri dari dua orang gadis cantik dan empat orang prajurit pengawal. Dua orang gadis itu adalah Putri dari Kerajaan Singosari. Dua orang putri ini sudah sangat terkenal kecantikannya sampai ke pelosok negeri.


Apalagi putri yang pertama, yaitu Putri Tribuana Tungga Dewi yang berumur 19 tahun. Putri Tribuana memiliki bentuk tubuh tinggi semampai dengan buah dada yang sedang ranum-ranumnya. Wajahnya agak lonjong dengan bibir tipis yang menggairahkan, serta mata yang bening dan hidung yang mancung. Rambutnya yang lurus dan panjangnya sampai punggung. Putri Tribuana memakai celana panjang berwarna hijau, sementara dipinggangnya melilit kain sebatas lutut yang sangat indah. Banyak sekali pangeran-pangeran dari kerajaan tetangga yang tergila-gila dan berusaha melamar, tapi Putri Tribuana selalu menolaknya. Putri yang satu adalah adik dari Putri Tribuana yang bernama Putri Ayu Pualam.

Putri Ayu baru berusia 15 tahun, tapi kecantikannya tidak kalah dengan kakaknya. Kulitnya putih mulus seperti susu, dengan buah dada yang tidak begitu besar, tapi sudah terlihat menonjol. Wajahnya selalu ceria dengan bibir mungil yang selalu tampak basah kemerah-merahan. Putri Ayu Pualam tampak anggun duduk diatas kuda sambil tangannya memegang busur dan anak panah. Dua orang putri kerajaan itu memang gemar sekali berburu dan berpetualang. Kalau sudah berburu kadang sampai berhari hari.

Kali ini rombongan Tuan Putri tampak masuk jauh ke dalam hutan di lereng Gunung Arjuna. Kedua putri itu tampaknya penasaran dengan sepinya binatang buruan. Tidak sadar bahwa hutan semakin lebat dan gelap. “Tuan putri, maafkan hamba, tampaknya hari menjelang gelap, sebaiknya kita segera mendirikan tenda, agaknya kita terpaksa menginap di hutan ini.” seorang prajurit berkata sambil jongkok menyembah. “Baiklah, agaknya kita harus menginap di sini Nimas Ayu.” Putri Tribuana memandang adiknya. Putri Ayu Pualam hanya mengangguk, lalu meloncat turun dari kudanya.

Malam itu Kedua putri itu tidur dalam satu tenda, sementara di luar tampak para prajurit berjaga secara bergiliran. Tanpa mereka ketahui, dari jauh tampak beberapa pasang mata mengawasi mereka. Mereka adalah para perampok yang kebetulan juga menginap di hutan itu, jumlah mereka 4 orang. Yang paling depan tampaknya pemimpin mereka, tubuhnya tinggi besar, mukanya penuh brewok dan cambang yang tidak terurus.




“Siapa mereka kakang? kayaknya putri keraton. Wadoh.. doh.. dooh ..cantik-cantik lagi.”
“Hmm.. kalau dak salah, mereka itu dua orang putri dari Singosari yang sangat terkenal kemolekannya itu.” Si brewok bergumam.
“He..he..he.., malam ini kita akan pesta”
“Hah.. Gila kau, Kang! Kalau benar dia putri dari Singosari, sama saja kita cari penyakit. Sang Prabu Singasari pasti akan sangat marah, dan memerintahkan pasukannya untuk membunuh kita”.
“Ah, goblok!! kita kan bisa lari ke Kediri, pasukan Singasari tidak akan berani mengubek-ubek Kediri. Atau kemanalah, pokoknya tidak di Singasari.”
“Iya Kang, kapan lagi kita bisa menikmati tubuh putri keraton yang sudah sangat terkenal kecantikannya itu.” Perampok yang lain menyahut sambil jakunnya turun naik. Lanjut baca!


Istri Ku Di Anal Kerajaan Ghaib Laut Selatan

Istri Ku Di Anal Kerajaan Ghaib Laut Selatan

 Aopok.com - Tak terasa waktu 10 tahun berlalu dengan singkat. Malam yang sunyi sepi di tepi pantai laut selatan yang saat itu begitu hening dan tenang. Terlihat setitik cahaya api dari kejauhan di salah satu sudut kawasan pantai dari sebuah pulau yang hampir-hampir tidak pernah didatangi oleh manusia karena memang tidak dapat dilihat dengan mata biasa karena terdapat suatu lapisan pelindung dari kekuatan gaib yang sangat tinggi yang melapisi keberadaan pulau itu.


“Suatu kejadian baik, buruk, kebahagiaan, kesengsaraan, keberuntungan, kesialan, dan lain sebagainya adalah merupakan hal yang selalu dan harus diterima oleh setiap makhluk yang hidup di dunia fana ini yang merupakan perjalanan panjang dari sisi hidup dan kehidupan. Hal yang indah bisa menjadi malapetaka yang pada akhirnya dapat membuat seorang insan menemukan jati diri dan alur kehidupannya. Ilmu, harta, kuasa dan wanita hanyalah sebagai nikmat yang dianugerahkan dari yang Maha Kuasa kepada manusia yang bisa mendatangkan berbagai cobaan kepada manusia itu sendiri. Itu adalah 4 hal wajib yang harus diingat olehmu,” terdengar panjang lebar penuh makna suara berat nan berwibawa dari makhluk berjubah merah kepada seorang pemuda berambut gondrong berpakai warna derah muda dan berikat kepala yang serasi dengan warna pakaian yang dikenakannya, berusia 20 tahunan berwajah sangat tampan tetapi asing, bertubuh tegap dan kekar sebagai tanda hasil tempaan keras dengan tinggi 180 cm dan kulit bule agak kecoklatan terkena sinar matahari pantai namun menambah keperkasaan dan kejantanannya. (tentang asal-usul pemuda ini baca ” Petaka Laut Selatan”)

“Dengar suara hati kecil, menimbang dengan fikiran yang jernih dan bertindak sesuai keadaan adalah 3 cara untuk untuk menjaga diri dan keselamatan manusia dan jangan sekali-kali kau bertindak berdasarkan nafsu amarah atau dendam yang akan membakar dirimu sendiri. Menegakkan kebenaran dan keadilan adalah 2 tugas yang paling utama bagimu dalam mengamalkan ilmu yang telah kau dapat untuk kemashlatan umat banyak. Untuk selalu kau ingat dan kau jaga berbagai hal utama yang telah kusebutkan maka akan kutanam guratan 234 di atas kemaluanmu yang khasiatnya akan dirasakan sendiri olehmu sebagai pegangan hidupmu dalam mengarungi dunia luas yang penuh kekacauan dan kemunafikan dan mulai saat ini aku memberimu nama Joe Edan dengan gelar Pendekar Pasak Bumi 234. Untuk melengkapi ilmu yang telah kau dapat, dapatkanlah senjata maha sakti Tongkat Pasak Bumi yang konon bahannya terbuat dari logam yang jatuh dari langit berjuta-juta tahun yang lalu dan menimbulkan kejadian dan perubahan di muka bumi. Senjata itu tersimpan di sebuah Kerajaan Gaib Laut Selatan yang dipimpin oleh seorang Ratu yang dikenal dengan Ratu Laut Selatan yang bernama Nyi Roro Kidul”.

“Dimanakah letak kerajaan itu Guru?”
“Kerajaan itu terletak di dasar laut selatan yang paling dalam juga kerajaan kasat mata sama halnya dengan pulau ini dan hanya manusia yang dikehendaki atau memiliki kunci untuk membuka jalan ke kerajaan tersebut”




“Jadi, bagaimana saya dapat mencapainya Guru, kalau memang keberadaannya seperti itu,” dengan heran
“Ambillah seruling gading ini untuk membuka pintu laut selatan yang dijaga makhluk Jin yang sangat hebat ilmunya dan serahkan surat ini dan kalahkan ia sebagai syarat mutlak yang harus kau lakukan”
“Satu hal lagi yang harus kau ingat, senjata itu terlihat hanya salah satu ujungnya saja sedang ujung yang satu lagi tertanam hingga belahan dunia bagian utara”
“Hahh, lalu bagaimana saya bisa mencabutnya Guru?” tanya Joe terbengong-bengong dengan tampang bloon.
“Bila senjata itu memang berjodoh denganmu maka tidak akan sulit untuk mencabutnya namun kau harus memikirkan sendiri caranya” Lanjut baca!


Cerita Colmek Cewek Hyper Sex

Cerita Colmek Cewek Hyper Sex

 Exooi.com - Aku seorang pria berusia 40 tahun, wiraswastawan, dan bukan seorang petualang sex yang mencari cari hubungan sex dimana mana. Kejadian yang aku alami kira kira dua tahun yang lalu ini adalah suatu kebetulan belaka, meskipun harus kuakui bahwa aku sangat menikmatinya dan kadang berharap dapat mengulanginya lagi.

Pekerjaanku membuatku banyak bertemu dengan ibu-ibu rumah tangga ditempat kediaman mereka. Beberapa langganan lama kadang menemuiku dengan masih berpakaian tidur ataupun daster. Pakaian tersebut kadang cukup minim dan tipis dan sering memperlihatkan tubuh si pemakai yang sering tanpa BH, maklum mereka kadang kadang belum mandi dan merias diri karena aku menemui mereka pagi pagi untuk mengejar waktu.

Salah satu pelangganku setiaku, sebut saja Bu Linda, seorang Ibu rumah tangga berusia 40 tahunan, memintaku untuk datang ke tempatnya di suatu kompleks apartemen di bilangan Jakarta Barat. Seperti biasa aku datang pagi pagi pada hari yang dijanjikan. Bu Linda adalah pelanggan lamaku dan hubungan kami sudah cukup akrab, lebih sebagai teman dan bukan hubungan bisnis semata. Hari itu Bu Linda menemuiku dengan memakai daster longgar berdada agak rendah, panjangnya setengah paha, jadi cukup pendek.

Beliau adalah seorang wanita yang cukup cantik, berkulit putih bersih (Chinese), langsing dengan pinggul lebar, pantat yang menonjol dan dada yang sedang sedang saja. Wanita yang menarik dan sangat ramah. Tapi ini bukanlah yang pertama kalinya ia menemuiku dalam pakaian seperti itu, bahkan pernah dengan pakaian tidur yang sangat tipis dan sexy, entah sengaja atau tidak, yang jelas, selama ini beliau tidak pernah menunjukkan tingkah laku yang mengundang ataupun berbicara hal hal yang menjurus. Dan akupun tidak pernah mencoba untuk melakukan tindakan yang mengarah kesitu, maklum, bukan gayaku, meskipun harus kuakui bahwa aku sering ingin juga melakukannya.

Seperti biasa kami duduk disofa berhadap hadapan dan membicarakan bisnis. Setelah urusan bisnis selesai kami bercakap cakap seperti layaknya antar teman, tapi kali ini pandanganku sering tertuju kearah pahanya. Karena dia duduk dengan menyilangkan kaki maka hampir seluruh pahanya terpampang dengan jelas di hadapanku, begitu putih dan mulus. Bahkan kadang kadang sekilas terlihat celana dalamnya yang berwarna biru muda pada saat ia mengganti posisi kakinya. Dan yang lebih menggoda lagi, aku dapat melihat buah dadanya yang tidak terbungkus BH kalau beliau menunduk, meskipun tidak seluruhnya namun kadang aku dapat melihat pentilnya yang berwarna coklat tua.

Sejak 4 hari aku tidak melakukan hubungan sex karena istriku sedang haid, padahal biasanya kami melakukannya hampir setiap hari. Karena itu aku berada dalam keadaan tegangan yang cukup tinggi. Pemandangan menggoda dihadapanku membuat aku agak gelisah. Gelisah karena kepingin, pasti, tapi gelisah terutama karena kontolku yang mulai ngaceng agak terjepit dan sakit. Disamping itu aku tidak ingin Bu Linda memperhatikan keadaanku. Hal ini membuat aku jadi salah tingkah, terutama karena kontolku sekarang sudah ngaceng penuh dan sakit karena terjepit. Aku ingin memohon diri, tapi bagaimana bangun dengan kontol yang ngaceng, pasti kelihatan. Sungguh situasi yang tidak mengenakkan. Bangun salah, dudukpun salah.

Tiba tiba Bu Linda berkata, “Pak Yan (kependekan dari Yanto, namaku), kontolnya ngaceng ya?”

Aku seperti disambar petir. Bu Linda yang selama ini sangat ramah dan sopan menanyakan apakah kontolku ngaceng, membuatku benar benar tergagap dan menjawab, “E.. iya nih Bu, tahu kenapa.”

Bu Linda tersenyum sambil berkata, “Baru lihat paha saya sudah ngaceng, apa lagi kalau saya kasih lihat memek saya, bisa muncrat tuh kontol. Ngomong ngomong kontolnya engga kejepit tuh Pak?”

Kali ini aku sudah siap, atau sudah nekat, entahlah, yang jelas aku segera berdiri dan membetulkan posisi kontolku yang dari tadi agak tertekuk dan berkata, “Mau dong Bu lihat memeknya, entar saya kasih lihat kontol saya dah.”

Bu Linda pun berdiri dan mengulurkan tangannya kearah kontolku, memegangnya dari luar celana dan meremas remas kontolku, lalu berkata, “Bener nih, tapi lihat aja ya, engga boleh pegang.”

Kemudian beliau melangkah mundur selangkah, membuka dasternya dan kemudian celana dalamnya dan berdiri dalam keadaan telanjang bulat dua langkah dihadapanku. Kemudian ia duduk kembali kali ini dengan mengangkangkan kakinya lebar lebar sambil berkata, “Ayo buka celananya Pak, saya ingin lihat kontol Bapak.”

Sambil membuka pakaianku aku memperhatikan tubuh Bu Linda. Teteknya berukuran sedang, 36 B, putih dan membulat kencang, pentilnya coklat tua dan agak panjang, mungkin sering dihisap, maklum anaknya dua, lalu selangkangannya, bersih tanpa selembar bulupun, total dicukur botak, sungguh kesukaanku karena aku kurang suka memek yang berbulu banyak, lebih suka yang botak. Lalu bibir memeknya juga cukup panjang berwarna coklat muda, membuka perlahan lahan memperlihatkan lubang memek yang tampak merah muda dan berkilatan, agaknya sudah sedikit basah.

Yang paling mengagumkan adalah itilnya yang begitu besar, hampir sebesar Ibu jariku, kepala itilnya tampak merah muda menyembul separuh dari kulit yang menutupinya, seperti kontol kecil yang tidak disunat, luar biasa, belum pernah aku melihat itil sebesar itu. Tangan Bu Linda mengusap usap bagian luar memeknya perlahan lahan, kemudian telunjuknya masuk perlahan lahan kedalam lubang memek yang sudah merekah indah dan perlahan lahan keluar masuk seperti kontol yang keluar masuk memek. Sementara tangan yang satu lagi memegang itilnya diantara telunjuk dan ibu jari dan memilin milin itilnya dengan cepat. Baca selengkapnya!


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia